Upaya Pencegahan Bahaya Narkoba serta Perlindungan Anak dan Perempuan Jadi Topik Utama Sosialisasi dan Penyuluhan dari Bakoma Bogor Raya

KOTABOGOR(Literasi.co.id) – Bantuan Komunikasi Masyarakat (Bakoma) Bogor Raya menggelar acara ” Sosialisasi dan Penyuluhan Mengenai Pencegahan Bahaya Narkoba serta Perlindungan anak dan perempuan “. Acara ini berlangsung di Gedung Disdik Kota Bogor pada Kamis, 13 Juni 2024, dengan peserta yang terdiri dari anggota Karang Taruna se-Kota Bogor.

Kegiatan yang mengusung tema ” Peningkatan Kapasitas Karang Taruna Sebagai Upaya Membantu Pencegahan Bahaya Narkoba serta Perlindungan Anak dan Perempuan di Masyarakat ” dihadiri oleh Staff Ahli PHP Pemkot Bogor, Bakesbangpol Kota Bogor, Sat Narkoba Polresta Bogor Kota, Dinsos Kota Bogor, DP3A, Metamorfosis dan puluhan karang taruna se- Kota Bogor.

Staff Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik (PHP) Pemkot Bogor, Dadang Sugiarta sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh ormas Bakoma, yang membantu pemerintah untuk penyuluhan terkait bahaya narkoba dan perlindungan anak dan perempuan.

” Kehadiran Bakoma sangat membantu Pemerintah Kota Bogor, terlebih hari ini Bakoma punya visi dan misi untuk memberikan penyuluhan terkait bahaya narkoba bagi karang taruna perwakilan dari setiap kelurahan dan juga memberikan perlindungan bagi anak dan perempuan di Kota Bogor,” ungkap Dadang pada Kamis (13/6).

Dalam hal ini kata Dadang, pemuda Kota Bogor harus maju sekaligus mensupport dan berperan aktif dalam memerangi bahaya narkoba atau obat terlarang lainnya.

” Semoga berbagai kegiatan Bakoma kedepannya akan lebih masif dan tentu perlu dukungan baik dari ormas dan seluruh elemen masyarakat di Kota Bogor tentunya,” pinta Dadang.

Kasubid Ormas Bakesbangpol Kota Bogor, TB Taufik mengatakan kebanggaannya kepada semua kawula muda karang taruna yang sudah hadir dalam acara sosialisasi dan penyuluhan yang diinisiasi Bakoma Bogor Raya.

” Kegiatan yang melibatkan anak muda seperti Karang Taruna ini harus terus didampingi, supaya kapasitas buildingnya jelas. Terlihat dari perwakilan 68 Kelurahan hampir 90 persennya sangat antusias dengan kegiatan seperti ini,” jelas Taufik usai membuka acara sosialisasi dan penyuluhan dari Bakoma.

Kegiatan positif seperti ini, menurut Taufik harus jadi contoh dan pemantik bagi ormas yang lainnya, dalam arti yang ingin berbuat untuk sosial kemasyarakatan.

” Tapi kapasitas seperti ini harus semakin ditingkatkan dalam artian untuk meningkatkan Indeks Kinerja Ormas ( IKO ) yang akan kita evaluasi per triwulan (per 3 bulan). Ini untuk mengecek sampai sejauh mana mereka bisa berbuat untuk Kotanya,” tandasnya.

Ketua Bakoma Bogor Raya, Rini Rosmilawati menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, tentang bahaya narkoba dan pentingnya melindungi anak dan perempuan dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.

” Sosialisasi ini diisi dengan berbagai sesi edukatif yang melibatkan narasumber dari berbagai bidang, termasuk kesehatan, hukum, dan perlindungan sosial,” papar Rini pada Kamis (13/6).

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam hal ini begitu pentingnya peran aktif semua elemen masyarakat untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dan melindungi kelompok rentan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, membantu menyebarluaskan informasi dan pengetahuan yang mereka dapatkan hari ini,” terang Rini.

Rini menambahkan, diharapkan kesadaran dan kepedulian masyarakat Kota Bogor terhadap bahaya narkoba serta perlindungan anak dan perempuan semakin meningkat. Bakoma Bogor Raya berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan edukatif dan preventif demi terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi semua.

Nampak hadir dalam acara ini, Dadang Sugiarta, Staff Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, TB Taupik Kasubid Ormas Bakesbangpol Kota Bogor dan Narasumber Iptu Siska Debora beserta TimSatnarkoba Polresta Bogor Kota, Rina Widayati Kabid Pemberdayaan Sosial ( Dayasos), Sofiah Direktur Metamorfosis, Nina Nuraeni DP3A Kota Bogor dan juga Ketua Pemuda Kampung Tangguh Bersinar atau Kampung Bebas Narkoba Kelurahan Cikaret Nuryadin alias Yadin.