Iwan Kustiawan Ajak Masyarakat Ikut Terlibat Dalam Program Aksi Fogging

oleh -17 Dilihat

BOGOR (Literasi.co.id) – DBD atau Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk. Penyakit ini kerap terjadi saat musim hujan, dan angka riwayat penderita penyakit DBD semakin tinggi di daerah tropis seperti Indonesia.

Menyadari hal tersebut, Iwan Kustiawan mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam program aksi fogging. Menurut Iwan, kenapa pentingnya program Aksi Fogging ini?, karena kegiatan pengasapan dengan memanfaatkan bahan insektisida dan alat khusus sangat efektif mengusir sarang nyamuk.

“Fogging ini dilakukan dengan tujuan untuk membasmi sarang nyamuk dewasa, dengan melakukan fogging, maka nyamuk penyebab penyakit demam berdarah bisa hilang seketika sehingga tak menghantui masyarakat lagi.Pada dasarnya, aksi fogging memberikan banyak manfaatnya,” jelas Iwan pada Rabu(9/11/22).

Lebih lanjut, untuk mengetahui apa saja manfaatnya yaitu bisa membasmi Nyamuk dewasa, karena fogging berlangsung secara efektif dan memiliki jangkauan luas sampai ke sudut-sudut terkecil sekalipun. Sebagaimana yang kita ketahui, nyamuk suka bersembunyi di area yang sulit dijangkau.

“Nyamuk dewasa akan langsung mati saat terkena semprotan fogging. Dengan begitu, lingkungan bisa bebas dari ancaman nyamuk dewasa yang berbahaya bagi kesehatan. Masyarakat pun tak akan merasakan dampak buruk dari gigitan nyamuk dewasa tersebut. Pencegahan DBD sudah bukan rahasia lagi apabila fogging jadi sarana pencegahan demam berdarah paling efektif,” tegasnya.

Karena penyakit demam berdarah itu sendiri disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti, dan dengan Fogging ini pun bisa membasmi nyamuk aedes aegypti tersebut sehingga mencegah terjadinya penyakit demam berdarah di lingkungan masyarakat. Pencegahan ini bisa lebih optimal apabila fogging berlangsung di lingkungan yang padat penduduk.

“Lingkungan yang padat sangat rentan dan mempunyai risiko tinggi sebagai sarang nyamuk aedes aegypti. Bahkan perkembangan nyamuk termasuk pesat sehingga menyebabkan penyebaran demam berdarah kian meningkat. Maka dari itu, fogging perlu dilakukan sesegera mungkin secara tepat,” tutur Iwan.

Oleh karena itu, guna mendukung kegiatan 3M (menguras bak mandi, menutup tempat yang bisa nyamuk gunakan untuk berkembang biak, dan mengubur barang yang kerap jadi sarang nyamuk). Kegiatan tersebut memiliki tujuan penting dalam memutus rantai perkembangbiakan nyamuk. Dengan demikian, kegiatannya akan memberikan hasil yang semakin maksimal apabila diimbangi dengan fogging.

” Nah guna menekan jumlah nyamuk semakin banyak, kita harus pahami dulu sepak terjang jenis nyamuk ini. Bahwa nyamuk aedes aegypti bisa bertelur di tempat basah manapun itu. Tak terkecuali dalam genangan air maupun tumpukan sampah. Semakin mengkhawatirkan karena telur nyamuk aedes aegypti juga bisa bertahan dalam jangka waktu panjang di tempat yang kering,” paparnya.

Apabila melakukan fogging, maka nyamuk akan semakin cepat berkembang biak dan menyebabkan penularan demam berdarah. Hal inilah yang membuat fogging sangat penting dilakukan. Apalagi fogging jadi teknik pengendalian paling efektif terkait vektor penyakit.

“Prosedur pelaksanaan fogging itu sendiri,
Dari review di atas terlihat jelas bahwa program aksi fogging sangat penting karena memiliki beragam manfaat. Salah satu manfaatnya yaitu bisa mencegah penyakit demam berdarah yang selama ini menghantui masyarakat. Terlebih lagi ketika memasuki musim penghujan,
Jangan ragu untuk berpartisipasi dalam fogging karena pelaksanaannya sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ucapnya.

Fogging ini dengan bahan insektisida berkualitas dan aman. Alatnya juga khusus berupa mesin fogging berteknologi canggih. Dalam melaksanakan fogging, jelas memperhatikan segi keamanan, kesehatan, dan efek setelahnya. Pelaksanaannya telah memenuhi persyaratan mengenai safety fogging, mulai dari memasukkan pakaian ke lemari maupun tertutup. Begitu pula dengan bahan pokok makanan, peralatan makan, dan barang lainnya apabila fogging berlangsung di dalam rumah atau ruangan.
“Selain itu, tim maupun masyarakat sekitar yang ikut serta dalam pelaksanaan fogging juga harus menggunakan masker. Bahkan ada jarak atau batas aman yang harus anda perhatikan supaya tak terpapar asap fogging, khususnya anak-anak. Dengan memperhatikan prosedur tersebut, maka manfaat yang anda dapat pasti maksimal. Pelaksanaan program aksi fogging bisa semakin optimal apabila anda juga memperhatikan prosedur setelah melakukannya,” bebernya.

Saat fogging sudah selesai, pastikan  jangan langsung masuk ke ruangan atau rumah tersebut. Ada baiknya untuk menunggu beberapa saat sampai kabut atau asapnya reda. Ketika memasuki rumah lakukan secara hati-hati dan jangan memaksakan diri apabila masih ada asap yang tertinggal. Jangan pula untuk bergegas melepas masker. Khawatirnya masih ada asap sehingga mengganggu saluran pernafasan.

“Perhatikan pula lantai rumah, karena biasanya setelah fogging selesai, lantai rumah akan jadi licin. Hal tersebut wajar karena ada kandungan minyak pada bahan insektisida yang disemprotkan dalam fogging. Supaya tidak membahayakan diri Anda maupun anggota keluarga lainnya, maka harus segera membersihkan lantai rumah tersebut. Dalam membersihkannya, anda bisa mengepel ataupun menyapunya. Bukan hanya lantai, melainkan juga setiap sudut rumah dan perabotan di dalamnya secara seksama supaya tak ada residu insektisida yang tersisa.

Pendukung Aksi Fogging
Program aksi fogging bisa memberikan hasil yang lebih efektif dan efisien apabila ada serangkaian kegiatan bermanfaat lainnya. Salah satunya yakni mendaur ulang barang-barang bekas yang kerap jadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Apabila hanya Anda biarkan dan jadi sarang nyamuk, lebih baik untuk menjadikannya barang yang bernilai daya guna.

“Selain itu, anda bisa menaburkan bubuk abate secukupnya di tempat penampungan air, jangan lupa juga untuk menggunakan kelambu di tempat tidur agar nyamuk tak bisa masuk. Lebih baik pula menggunakan obat anti nyamuk dan memelihara ikan pemangsa jentik.
Serangkaian kegiatan tersebut bisa membuat program aksi fogging lebih optimal dalam memberantas sekaligus pencegahan penyakit demam berdarah,” ulasnya.

Jangan sepelekan penyakit DBD karena cukup berbahaya, apalagi jika tak segera mendapatkan penanganan setelah terjangkit penyakit tersebut.
Cegah DBD Dengan Fogging Sekarang Juga!. Fogging memang jadi cara terbaik dalam upaya memberantas DBD yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, pastikan Anda ikut serta dalam program fogging untuk mencegah ancaman DBD di Bogor Selatan. Tak perlu memikirkan soal biaya karena program aksi fogging ini dijamin gratis.

“Untuk menciptakan Bogor yang aman dan nyaman tanpa ada ancaman DBD, aksi fogging sengaja hadir untuk membantu pemerintah maupun masyarakat dalam memberantas penyakit berbahaya tersebut. Adanya program ini juga memperlihatkan kontribusi nyata pada masyarakat. Terutama dalam hal pencegahan sekaligus penanggulangan bahaya dari adanya wabah demam berdarah,” harapnya.

Pencegahan demam berdarah dengan fogging juga berlangsung sesuai dengan prosedur dan syarat yang berlaku. Dalam artian, pelaksanaannya tidak asal-asalan atau sembarangan. Karena terbukti sesuai peraturan yang berlaku, maka hasil dari pelaksanaan fogging terbukti aman dan ada tanggungjawabnya.

“Pada dasarnya, mencegah demam berdarah tidak hanya bisa kita lakukan dengan memasang kelambu, menerapkan program 3M, maupun memperbanyak konsumsi vitamin C saja, melainkan juga melakukan fogging. Agar pencegahannya semakin optimal, jangan ragu untuk ikut serta dalam mendukung pelaksanaan program aksi fogging gratis ini,” tukas Iwan.

No More Posts Available.

No more pages to load.