Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H, Jamaah Masjid Al-Firdaus Diajak Tiru Sifat dan Akhlaq Nabi

oleh -22 Dilihat
Ratusan Jamaah Masjid Al-Firdaus saat mendengarkan Tabligh Akbar dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H pada Sabtu (22/10/22) malam.

BOGOR( Literasi.co.id ) –  Ratusan warga Villa Ciomas Indah memperingati momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H dengan menggelar Tabligh Akbar, acara yang berlangsung di Masjid Al-Firdaus dilingkungan RT 001 RW 010 Blok N, Villa Ciomas Indah, Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas pada Sabtu (22/10/22).

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Komplek Villa Ciomas Indah begitu semarak selain dihadiri para pemuka agama dan tokoh masyarakat ini, semakin sejuk dan damai tatkala melihat penampilan Tim Hadrah Sababun Nasihin dari Ciapus, dan Tabligh akbar yang diisi oleh penceramah Ustadz Mahmud Fauzi, S.Pdi.

Fery Firdaus selaku Ketua Panitia peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H menuturkan,  pihak DKM Al- Firdaus bersama masyarakat bisa memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H pasca pandemi dua tahun lamanya mendera masyarakat.

” Momentum peringatan Maulid Nabi ini sebagai sarana untuk napak tilas perjuangan Baginda Rosulullah Muhammad SAW serta menauladaninya, dan sekaligus sebagai ajang silaturahmi dengan seluruh warga di sekitar masjid yang berada dilingkungan Villa Ciomas Indah. Semoga dengan kegiatan seperti ini, kita semua senanti diakui menjadi ummatnya di akhir zaman nantinya,” ucap Fery.

Dalam ceramahnya dihadapan ratusan jamaah, Ustadz H. Mahmud Fauzi, S.Pdi menekankan hikmah dan keutamaan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H, senantiasa dengan mengucapkan sholawat baginya sebagai bentuk rasa kecintaan dan rindu dengan sosok kekasih Allah SWT.

” Semoga sholawat yang kita lantunkan untuk Rosullullah Muhammad SAW, kita semuanya akan mendapatkan syafaat dan rohmat darinya di akhir zaman nantinya. Makanyaa ayo kita sebanyak-banyaknya melantunkan sholawat setiap harinya, akan dibalas dengan kelipatannya oleh Allah SWT,” ujarnya.

Sifat baginda Nabi Muhammad SAW yang patut di tauladani yaitu sifat pemaafnya yang begitu besar bagi siapapun yang mendzoliminya. Sebesar apapun jahatnya orang, Nabi Muhammad SAW tidak pernah membalasnya dengan kejahatan lagi, tapi malah justru sebaliknya.

” Begitu besar dan tidak akan ada bandingannya jika kita melihat dan meniru sifat pemaaf Nabi Muhammad SAW, beliau selalu memaafkan siapapun yang akan mencelakainya, tidak akan pernah membalasnya. Justru beliau akan mengunjunginya terhadap orang yang akan jahat kepadanya, nah disinilah kita harus bisa mencontoh akhlaq baginda Nabi Muhammad SAW,” bebernya.

Dalam ceramahnya, ratusan jamaah dari orang tua hingga anak-anak muda sangat terhibur dan bisa memahami arti dan hikmah dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Jamaah dibuat melek mata dan ketawa, tatkala penceramah ini mengocok perut hadirin yang hadir dengan lelucon yang penuh makna.
 
 

No More Posts Available.

No more pages to load.