STQ Tingkat Bogor Selatan, Lurah Harjasari Optimis Warganya Terpilih Jadi yang Terbaik

oleh -47 Dilihat
Lurah Harjasari, Arief Hidayat saat melihat kegiatan Lomba STQ pada Sabtu(26/11/22)

KOTABOGOR(Literasi.co.id) – Warga Kelurahan Harjasari mengikuti lomba Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Sabtu (26/11/2022) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan dan juga KUA Bogor Selatan itu dihadiri dan disaksikan langsung Lurah Harjasari, Arief Hidayat.

Arief mengatakan, di STQ tingkat kecamatan Bogor Selatan ini pihaknya mengirimkan 7 orang warganya, dimana 7 orang tersebut merupakan orang-orang terbaik dan terpilih dari pondok pesantren yang ada di wilayahnya.

“Ada 7 orang yang diikutsertakan, 6 diantaranya laki-laki dan satu perempuan. Warga kami mengikuti perlombaan di cabang tahfiz yakni 10 Juz tiga orang, 20 Juz dua orang dan 30 Juz dua Orang,” kata Arief kepada wartawan di sela kegiatan.

Arief menjelaskan, usia peserta yang ikut di STQ ini bervariasi, namun untuk tahfiz usia maksimal 22 tahun, tetapi peserta dari Harjasari rata-rata dibawah 22 tahun.

“Harapan di STQ ini tentunya dari para Lurah menjadi yang terbaik. Karena ini kegiatan yang sangat baik dan mengharumkan nama wilayah, umumnya di kecamatan Bogor Selatan, khususnya di masing-masing kelurahan,” jelasnya.

Arief menambahkan, kegiatan seperti ini memang sudah seharusnya untuk terus dilaksanakan sebagai wahana silaturahim dan sebagai pendorong semangat dan minat baca masyarakat terhadap al qur’an, sehingga ke depan semua umat islam, khususnya di Kelurahan Harjasari tidak ada lagi yang buta huruf al qur’an, bahkan bisa memahami isi kandungan al qur’an secara mendalam yang akan dikampanyekan oleh generasi muda di masa yang akan datang.

“Mereka ini generasi emas, ke depan mereka yang akan mengajarkan kepada anak-anak yang ada di Harjasari untuk menekan angka buta Huruf Al-Qur’an,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Perwakilan Pondok Pesantren Bina Madani Kelurahan Harjasari, Hanan Abdulah Hanif mengatakan, peserta yang ikut STQ ini merupakan santri dari Ponpes Bina Madani. Kemudian, para pesertanya memang sudah lama dibina olehnya.

“Jadi memang mereka (peserta) yang ikut ini hasil dari seleksi kita, orang-orang terpilih dan orang yang terbaik di bidangnya. Sehingga kita optimis bisa menampilkan yang terbaik dan mudah-mudahan menjadi yang terbaik di tingkat kecamatan untuk melaju ke tingkat kota,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.