BARAJA CULTURAL SHOW “Tempa Keris Bersama Besalen Cakrabuana” Hadirkan Harmoni Seni Budaya Nusantara di Cirebon

Budaya737 Dilihat

literasi.co.id, Cirebon — Suasana malam penuh nuansa budaya dan semangat pelestarian warisan leluhur tersaji dalam event bertajuk Baraja Cultural Show, Tempa Keris Bersama Besalen Cakrabuana yang digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 20.00 – 22.00 WIB di Baraja Coffee Amphiteater, AR Colection sebagai Sponsor utama pagelaran event ini.

Kegiatan budaya ini menjadi ruang pertunjukan sekaligus edukasi yang memadukan unsur seni, tradisi, dan filosofi budaya Nusantara, khususnya budaya khas Cirebon. Dengan dipandu oleh pembawa acara Niko Andri Lesmana, acara berlangsung meriah dan sarat makna, menghadirkan pengalaman budaya yang tidak hanya menghibur namun juga mendidik masyarakat tentang nilai-nilai warisan leluhur bangsa.

Sorotan utama dalam acara tersebut adalah demonstrasi tempa logam secara langsung dalam proses awal pembuatan keris yang dilakukan oleh Mpu muda asal Cirebon, Jennarlingga Nugraha. Dalam pertunjukannya, para penonton disuguhkan proses pengolahan besi dasar menjadi bakal bilah keris melalui perpaduan teknik, ketelitian, filosofi, dan kekuatan rasa yang menjadi bagian penting dalam tradisi tosan aji Nusantara.

Jennarlingga Nugraha dikenal sebagai salah satu Mpu muda berbakat yang telah melahirkan berbagai karya keris dan tombak pusaka dengan kualitas istimewa. Hasil karya yang dibuatnya mendapat apresiasi luas dari para pengamat budaya, kolektor, hingga pecinta tosan aji karena dinilai memiliki nilai artistik, spiritual, dan historis yang kuat.

Tidak hanya menampilkan edukasi tosan aji, acara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni tari tradisional dari Sanggar Seni Galih Pawentar dan Sanggar Seni Nusantara. Beragam penampilan seperti tari topeng, jaipong, ondel-ondel, hingga seni Berokan sukses memikat perhatian penonton. Khusus pertunjukan Berokan, suasana menjadi semakin hidup karena unsur hiburan dan interaksi yang mampu mengundang tawa serta antusiasme masyarakat yang hadir.

Seluruh pertunjukan seni tari tersebut berada dalam binaan seniman tari, yaitu Ade Wentar yang dinilai berhasil menghadirkan nuansa budaya tradisional dengan sentuhan pertunjukan yang atraktif dan membumi.

Acara budaya ini juga turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya:

1. Gunawan Wibiksana, S.IP selaku Ketua Saketi

2. Bambang Mujiarto, S.T anggota DPRD Provinsi Jawa Barat

3. Rudiana, S.E., M.AP Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon

4. Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H Ketua DPRD Kabupaten Cirebon

Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya lokal yang terus hidup di tengah perkembangan zaman modern.

Lebih dari sekadar pertunjukan seni, Baraja Cultural Show menjadi simbol harmonisasi antara api, baja, tradisi, dan rasa dalam sebuah proses penciptaan karya budaya adiluhung Nusantara. Dentingan besi, kobaran api tempa, iringan musik tradisional, dan tarian rakyat berpadu menjadi satu kesatuan suasana yang menghidupkan kembali ruh kebudayaan Cirebon di tengah masyarakat modern.

– EKA –