Mudik Lebaran 2026: Terapis Tradisional Indramayu Hadir Bantu Pulihkan Stamina Pemudik

Kesehatan686 Dilihat

Literasi.co.id, Indramayu, 15 Maret 2026 – Sejumlah penyehat tradisional yang tergabung dalam Penyehat Tradisional (HATTRA) bersama Paguyuban Penyehat tradisional Indramayu (PHATRI) Kabupaten Indramayu turut ambil bagian dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan arus mudik Lebaran 2026, di posko UPPKB Jl. Raya Losarang No.Km 76, Muntur, Kec. Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45253

Partisipasi tersebut diwujudkan melalui pelayanan terapi kesehatan gratis bagi para pemudik yang singgah untuk beristirahat di rest area Jembatan Timbang Losarang, Indramayu, Minggu (15/3/2026).
Para terapis tradisional ini memberikan berbagai layanan terapi kesehatan guna membantu pemudik mengurangi kelelahan selama perjalanan jauh. Selain melayani pemudik, tim penyehat tradisional juga memberikan terapi kepada petugas yang terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran tahun ini.

Salah satu tokoh penyehat tradisional, Ki Cakra Winara (Ade Candra) mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang membutuhkan pemulihan kondisi tubuh selama perjalanan.
“Kegiatan ini menjadi sumber inspirasi untuk berbagi kemaslahatan kepada para pemudik yang melintas dan beristirahat di rest area Jembatan Timbang Losarang. Kami ingin memberikan manfaat langsung melalui pelayanan terapi kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengaku bangga bisa menjadi bagian dari HATTRA dan PHATRI, yang pada momentum mudik Lebaran ini turut menjalankan misi kemanusiaan dengan memberikan layanan terapi tradisional.
Di posko pelayanan kesehatan tersebut, para terapis menyediakan beberapa jenis terapi, di antaranya:
Pijat refleksi
Pijat kretek
Bekam
Akupuntur

Sementara itu, Koordinator HATTRA Indramayu, Buang Surono, menjelaskan bahwa keterlibatan para penyehat tradisional dalam pengamanan mudik merupakan bentuk kontribusi nyata dalam membantu menjaga kesehatan pemudik.
Selama ini, pihaknya juga aktif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan guna mendorong para terapis tradisional untuk ikut berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami berupaya memberikan solusi dan kesempatan kepada para terapis untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat. Momentum mudik Lebaran ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian kami,” ujar Buang Surono.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan kondisi tubuh yang lebih segar dan prima, sehingga perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat.

Hisam