Kapolda Kalteng Dinilai Berhasil Tangani Kebakaran Hutan, Agus Flores Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos dan Tak Sebar Hoaks

TNI polri1051 Dilihat

Literasi.co.id, KALTENG – Penanganan kebakaran hutan dan kondisi kawasan hutan di Kalimantan Tengah menjadi perhatian Ketua Umum Fast Respon, R. Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo atau yang akrab disapa Agus Flores.

Agus Flores mengatakan, dirinya terus memantau perkembangan kondisi hutan di Kalimantan Tengah sejak sebelum kejadian, saat terjadi kebakaran hingga situasi pascakejadian.

Menurutnya, penggunaan istilah “pembakaran” yang disampaikannya merujuk pada dugaan adanya pihak yang sengaja melakukan pembakaran atau sabotase terhadap kawasan hutan. Terlebih, kondisi cuaca panas dan fenomena El Nino berpotensi mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.

“Dari awal pra kejadian sampai pascapembakaran hutan kemarin di Kalteng, saya selalu monitor. Kenapa saya katakan pembakaran? Karena ada yang melakukan pembakaran dalam situasi cuaca panas dan El Nino,” ujar Agus Flores, Minggu (23/8/2026).

Agus Flores memberikan apresiasi kepada Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., beserta seluruh jajaran yang dinilainya telah bekerja keras dalam menangani situasi kebakaran hutan dan menjaga kondisi tetap terkendali.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, Agus Flores menyebut kondisi di sejumlah wilayah terdampak mulai menunjukkan perkembangan positif. Ia bahkan menyampaikan bahwa sekitar 70 persen kondisi hutan yang sebelumnya terdampak telah mulai stabil.

“Syukur Alhamdulillah, Bapak Kapolda Kalteng beserta jajarannya mampu mengatasinya. Bahkan 70 persen kondisi hutan sudah mulai stabil,” tegasnya.

Meski demikian, Agus Flores menilai penanganan kebakaran hutan tidak boleh berhenti hanya karena kondisi mulai membaik. Kewaspadaan tetap diperlukan, terutama terhadap potensi munculnya titik api baru dan aktivitas yang dapat memperburuk kondisi lingkungan.

Jangan Jadikan Medsos sebagai Sumber Informasi Tanpa Verifikasi

Selain mengapresiasi kinerja aparat, Agus Flores juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai setiap informasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, informasi di dunia maya terkadang berkembang jauh dari kondisi sebenarnya di lapangan. Bahkan, informasi yang belum terverifikasi dapat diperbesar atau ditambahkan sehingga berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.

“Saya tidak terlalu percaya di medsos. Banyak hoaks yang ditambah-tambahkan. Ternyata ketika dilihat di lapangan, kondisinya berbeda,” ungkapnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih kritis dan bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya ketika menerima informasi mengenai kebakaran hutan, bencana, lingkungan maupun isu lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.

“Mari kita bijak menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya.”

Agus Flores menegaskan, informasi mengenai kondisi kebakaran hutan seharusnya disikapi dengan kepala dingin. Masyarakat diminta mengutamakan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan serta tidak ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Ia pun kembali menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Kalimantan Tengah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran serta pemulihan kondisi kawasan hutan.

Menurutnya, keberhasilan penanganan di lapangan harus berjalan beriringan dengan kesadaran masyarakat untuk tidak memperkeruh keadaan melalui penyebaran informasi yang tidak jelas sumber dan kebenarannya.

Salam hormat,

Ketua Umum Fast Respon

Agus Flores

NIKO