Picu Gairah Kepramukaan, Kwaran Tamansari Gelar Pesta Siaga 2022

oleh -39 Dilihat
Pesta Siaga 2022 yang digelar oleh Kwaran Tamansari di area Kantor Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/11/2022).

BOGOR (Literasi.co.id) – Setelah terjeda karena kondisi pandemi Covid-19, Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Tamansari yang berwilayah di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor kembali memicu semangat giat kepramukaan. Salah satunya melalui Pesta Siaga 2022 yang digelar di area Kantor Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/11/2022).

Acara yang dibuka oleh Ketua Kwaran Tamansari, Ade Jojo melibatkan 264 anggota tingkat Siaga dari 22 Gugus Depan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Pesta Siaga diisi dengan berbagai bentuk kegiatan diantaranya karnaval, permainan, ketangkasan dan pementasan seni budaya.

“Selain mengairahkan kembali kegiatan kepramukaan di Tamansari, Pesta Siaga juga merupakan upaya kami dalam melakukan pembinaan karakter, melatih kecakapan dan silaturahmi antar anggota pramuka di tingkat Siaga,” jelas Ade Jojo.

Ade menegaskan, pertemuan pramuka untuk golongan siaga ini dikemas dalam bentuk rekreatif sehingga menjadi ajang pertemuan yang menyenangkan, sekaligus meningkatkan pengetahuan, pengalaman, keterampilan, mengembangkan kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama pramuka siaga.

“Sedianya Pesta Siaga dilakukan setiap tahun, namun baru bisa terlaksana tahun ini setelah kondisi pandemi Covid-19 mulai membaik dan peserta didik sudah diperbolehkan melakukan pertemuan tatap muka,” tambah Ade.

Karenanya, rencana penyediaan Bumi Perkemahan (Buper) Tamansari oleh Pemerintah Daerah menjadi harapan besar bagi seluruh anggota pramuka di Kecamatan Tamansari.

Buper juga dapat menjadi tempat bagi kegiatan kepramukaan seperti Pesta Siaga, Jambore, Tapakan Garuda atau pelatihan lainnya yang sudah mulai digelar.

Rencana yang pernah disebutkan dalam Pra Musda wilayah Tamansari itu diwacanakan akan dilaksanakan pada 2024-2026.

“Kami tentu mendukung dan menyambut niat baik penyediaan Bumi Perkemahan di wilayah Tamansari,” tanggap Ade Jojo.

Ia memaparkan Bumi Perkemahan Tamansari akan menjadi tempat yang efektif bagi pendidikan pramuka. Selain dapat digunakan sebagai area perkemahan, juga dapat dibuat balai pelatihan bagi kekaryaan dan peningkatan kualitas anggota Gerakan Pramuka.

Angga Wijaya, Sekretaris Kwaran Tamansari menambahkan, kegiatan seperti ini juga dapat digunakan untuk melengkapi uji tanda kecakapan, baik itu Tanda Kecakapan Umum (TKU) maupun Tanda Kecakapan Khusus (TKK).

“Tentu saja salah satu manfaat dalam kesempatan ini yang bisa digunakan oleh anggota pramuka Siaga diantaranya dapat digunakan sebagai salah satu poin dalam Ujian TKU dan TKK,” jelas Angga.

Angga berharap, pertemuan anggota pramuka dapat meningkatkan kecakapan, pengalaman yang baik bagi pembentukan karakter sekaligus meningkatkan semangat pendidikan kepanduan.

Peningkatan pendidikan karakter kepanduan juga dapat melahirkan generasi muda teladan melalui uji kecakapan Pramuka Garuda yang akan berlangsung di bulan Desember mendatang.

Pramuka Garuda sebagaimana keputusan Kwartir Nasional dapat menjadi jalur prestasi untuk melanjutkan ke sekolah negeri.

“Agustus lalu Kwaran Tamansari berhasil mendorong lahirnya 72 orang Siaga Garuda. Mudah-mudahan bulan Desember ini dapat kembali mendorong anggota pramuka yang bisa menjadi Pramuka Garuda,” harap Angga.

Salah satu pembina dari Gugus Depan 33.003 – 33.004 SDN Sirnagalih 2 Bogor, Santi Maryani menyebutkan, Pesta Siaga maupun Tapakan Garuda dan kegiatan lainnya dalam kepramukaan ditujukan agar peserta didik dapat menjalankan nilai-nilai kepramukaan dengan baik.

“Nilai-nilai kepramukaan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak untuk menanamkan ketakwaan, keterampilan dan menunjang keberhasilan pendidikan formal,” tanggap Santi.

Senada, Wahyudin salah satu panitia Pesta Siaga yang juga Andalan Penggalang Putra berharap agar berbagai bentuk kegiatan kepramukaan di Kecamatan Tamansari dapat terus bersemangat seiring perkembangan zaman.

“Pramuka di berbagai tingkatan mulai dari Siaga, Penggalang hingga Penegak dapat menjadi jalan pendidikan yang positif agar anggota pramuka dapat bermanfaat dan berdayaguna baik di sekolah, keluarga, masyarakat maupun lingkungan di sekitarnya,” pungkas Wahyu.

No More Posts Available.

No more pages to load.