Ribuan SPPG Ditutup Sementara, Pemerintah Tegaskan Pengetatan Standar Program Makan Bergizi Gratis

Peristiwa1031 Dilihat

Literasi.co.id, NASIONAL 6 April 2026 — Pemerintah memutuskan menutup sementara ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah setelah ditemukan tidak memenuhi standar operasional dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini diambil sebagai langkah korektif guna menjamin kualitas dan keamanan layanan gizi bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, , mengungkapkan bahwa dari total 26.066 unit SPPG yang telah beroperasi, sebanyak 2.162 unit dikenakan sanksi. Rinciannya, 1.789 unit dihentikan sementara (suspensi), 368 unit mendapat peringatan pertama (SP1), dan 5 unit menerima peringatan lanjutan (SP2) akibat tidak memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

Penutupan sementara ini dipicu oleh berbagai pelanggaran, mulai dari rendahnya standar kebersihan dapur, kualitas makanan yang tidak sesuai ketentuan gizi, hingga ketiadaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Selain itu, sejumlah SPPG juga diketahui tidak memiliki fasilitas pengolahan limbah seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan bagi penerima manfaat program.

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bukan penghentian program MBG secara keseluruhan, melainkan bagian dari proses evaluasi dan pembenahan. SPPG yang disuspensi diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan sesuai standar yang berlaku. Apabila tidak memenuhi ketentuan dalam waktu yang ditentukan, maka penutupan permanen akan diberlakukan.

Program MBG sendiri saat ini telah menjangkau 38 provinsi dengan jumlah penerima manfaat mencapai puluhan juta masyarakat. Pemerintah berharap melalui pengetatan pengawasan dan standar operasional ini, program dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat secara berkelanjutan.

NIKO • LITERASI.CO.ID