Wakapolda Jabar Sidak SPPG Polri di Indramayu, Pastikan Dapur Gizi Berjalan dengan Standar Ketat

Indramayu, Literasi.co.id – Komitmen memastikan kualitas layanan gizi bagi masyarakat terus diperkuat. Wakapolda Jawa Barat, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, melakukan inspeksi langsung terhadap fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Desa Sukaurip, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jumat (6/3/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Wakapolda turun langsung menelusuri setiap sudut dapur produksi untuk memastikan seluruh proses pengolahan makanan memenuhi standar higienitas dan keamanan pangan yang ketat. Mulai dari ruang penyimpanan bahan makanan, kesiapan peralatan masak modern, hingga sistem kompor industri diperiksa secara detail.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda didampingi Kapolres Indramayu, Mochamad Fajar Gemilang. Dengan mengenakan masker dan penutup kepala sesuai protokol kebersihan, keduanya memantau langsung prosedur operasional dapur guna memastikan tidak ada celah yang berpotensi menurunkan kualitas makanan yang diproduksi.

Perhatian khusus juga diberikan pada sistem penyimpanan bahan pangan serta papan prosedur operasional yang menjadi pedoman kerja petugas dapur. Berbagai fasilitas pendukung seperti rak peralatan berbahan stainless steel hingga mesin sterilisasi perangkat makan turut diperiksa untuk menjamin makanan yang dihasilkan benar-benar aman, sehat, dan layak dikonsumsi masyarakat.

Kasi Humas Polres Indramayu, Tarno, menegaskan bahwa keberadaan SPPG merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“SPPG Polres Indramayu menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan gizi yang layak,” ujarnya.
Menurutnya, fasilitas ini diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan gizi yang profesional sekaligus mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis dalam menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Dengan pengawasan langsung dari jajaran pimpinan kepolisian, keberadaan SPPG diharapkan tidak hanya berjalan optimal, tetapi juga menjadi model pelayanan gizi yang transparan, higienis, dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Hisam