ELZA SYARIEF MUNDUR JADI PENGACARA SONY SONJAYA TERSANGKA SKANDAL KORUPSI MBG, TERNYATA MENERIMA ALIRAN DANA RUTIN
literasi.co.id, JAKARTA, 17 Juni 2026 – Perkembangan mengejutkan kembali mengguncang kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengacara senior Elza Syarief secara resmi mengundurkan diri dari tim kuasa hukum tersangka kasus korupsi MBG, Sony Sonjaya.
Pengunduran diri tersebut bukan sekadar pergantian pengacara biasa. Elza mengaku kehilangan kepercayaan terhadap klien yang sebelumnya ia bela. Ia menyebut adanya informasi baru yang membuatnya merasa dibohongi dan mempertanyakan konsistensi keterangan Sony terkait perkara yang kini sedang diusut oleh Kejaksaan Agung.
Menurut Elza, sejak awal Sony mengaku bersih dan tidak terlibat dalam praktik korupsi. Namun, setelah Kejaksaan Agung menetapkan Asep Yusuf Somantri, yang disebut sebagai orang dekat Sony, sebagai tersangka baru, muncul informasi yang menurut Elza bertentangan dengan pengakuan kliennya. Ia bahkan mengungkap adanya dugaan penerimaan uang secara rutin yang sebelumnya tidak pernah disampaikan kepadanya.
Lebih jauh, Elza juga mengaku mengalami kesulitan untuk bertemu langsung dengan Sony guna memperoleh penjelasan rinci mengenai perkara yang sedang dihadapi. Kondisi tersebut membuatnya merasa tidak dapat menjalankan fungsi pembelaan secara maksimal dan akhirnya memilih mundur daripada mempertahankan hubungan profesional yang sudah kehilangan dasar kepercayaan.
Langkah Elza menjadi sorotan karena terjadi saat Sony Sonjaya tengah berupaya memperoleh status justice collaborator untuk membongkar dugaan korupsi yang lebih luas dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Namun, pernyataan keras dari mantan kuasa hukumnya justru menimbulkan pertanyaan publik mengenai kredibilitas dan kelengkapan informasi yang selama ini disampaikan Sony kepada penyidik maupun tim pembelanya.
Kasus korupsi MBG sendiri telah berkembang menjadi salah satu perkara yang paling menyita perhatian publik pada 2026. Penyidik menemukan dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa dalam jumlah besar, mulai dari pengadaan motor listrik, perangkat elektronik, hingga berbagai kebutuhan program yang diduga tidak sesuai kebutuhan riil. Sejumlah pejabat dan pihak swasta telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Pengunduran diri Elza Syarief kini menjadi sinyal penting bahwa badai hukum yang menerpa Sony Sonjaya semakin berat. Ketika seorang pengacara memilih meninggalkan kliennya karena mengaku kehilangan kepercayaan, publik tentu berhak bertanya, apakah masih ada fakta-fakta lain yang belum terungkap dalam skandal yang diduga telah menggerogoti program yang sejatinya ditujukan untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia?
– RED –






