SERTU ENGKUS KUSNANDAR BABINSA KELURAHAN ARGASUNYA MENGAWAL DISTRIBUSI AIR 10.000 LITER AIR BERSIH UNTUK WARGA

TNI polri596 Dilihat

literasi.co.id, CIREBON — Ketika air bersih menjadi barang yang sulit didapat, dua tangki air dikerahkan ke tengah warga. Sebanyak 10.000 liter air bersih disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di RT 06/RW 08, Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (18/9/2026).

Bukan sekadar mengawal dari jauh, Babinsa Kelurahan Argasunya Sertu Engkus Kusnandar turun langsung mendampingi proses penyaluran. Kehadiran aparat dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.

Kekeringan di Argasunya menjadi persoalan yang terus mendapat perhatian. Di tengah keterbatasan sumber air selama musim kemarau, bantuan air bersih menjadi salah satu langkah yang dilakukan pemerintah dan berbagai pihak untuk menjaga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Bantuan yang disalurkan kali ini berasal dari dua pihak. Kodim 0614/Kota Cirebon menyumbangkan 5.000 liter, sementara DPRKP Kota Cirebon turut menyalurkan 5.000 liter, sehingga total bantuan mencapai 10.000 liter air bersih.

Sertu Engkus Kusnandar memastikan proses distribusi berlangsung secara tertib.

Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bagian dari kepedulian aparat kewilayahan terhadap kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan unsur terkait dalam menghadapi dampak kekeringan.

Persoalan kekeringan di Argasunya sebelumnya juga telah mendapat penanganan melalui distribusi air bersih secara berkala.

Data pemberitaan sebelumnya menyebutkan bahwa ribuan warga di wilayah tersebut terdampak keterbatasan air selama musim kemarau. Kondisi ini membuat distribusi air bersih menjadi kebutuhan mendesak, terutama bagi warga yang sumber airnya tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, setiap bantuan air yang datang bukan hanya soal jumlah liter yang disalurkan, tetapi menyangkut kebutuhan dasar warga yang harus tetap terpenuhi.

Kodim: TNI Hadir di Tengah Kesulitan Warga

Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han., menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau.

Menurutnya, Kodim 0614/Kota Cirebon akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan tidak berhenti pada proses pengiriman, tetapi dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang memang membutuhkan.

Bagi warga Argasunya, 10.000 liter air yang datang hari itu menjadi bantuan nyata di tengah kondisi kemarau. Namun, selama sumber air belum kembali normal, persoalan kekeringan tetap membutuhkan penanganan dan distribusi air secara berkelanjutan.

Krisis air belum selesai. Tetapi di tengah kesulitan itu, bantuan terus bergerak—dan Babinsa berada di lapangan memastikan warga tidak menghadapi persoalan tersebut sendirian.

NIKO