Pagelaran Tradisi Adat Budaya di Balong Keramat Pangeran Mancur Jaya Cirebon Angkat Keberagaman Seni Daerah

Budaya831 Dilihat

Literasi.co.id, Cirebon, 25 Maret 2026 — Pagelaran acara tradisi adat budaya yang mengusung kolaborasi seni tradisional dalam rangka memperkenalkan keberagaman seni daerah sukses digelar di kawasan Balong Keramat Pangeran Mancur Jaya, Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Rabu (25/3/2026).

Kegiatan yang sarat nilai kearifan lokal ini dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia yang juga merupakan juru kunci Balong Keramat Pangeran Mancur Jaya, Raden Suparja. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur sebagai identitas daerah yang tidak boleh tergerus oleh perkembangan zaman.

Selanjutnya, Kuwu Desa Kertawinangun, Dedi, turut memberikan sambutan yang menyoroti dukungan pemerintah desa terhadap kegiatan pelestarian budaya. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang dinilai mampu memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mengangkat potensi seni lokal.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sultan Kacirebonan IX, Pangeran Abdul Gani Natadiningrat, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif penyelenggaraan pagelaran budaya tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam menjaga eksistensi seni tradisional sekaligus menjadi ruang edukasi budaya bagi generasi muda.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Payung Suci Cirebon, Dani Jailani, serta perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Kementerian Kebudayaan RI, LPDP, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon.

Beragam pertunjukan seni tradisional turut memeriahkan acara, termasuk seni yang hampir punah hingga yang masih aktif dilestarikan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penampilan seni Macapat yang dibawakan oleh keluarga Papi Tanto, yang dikenal sebagai Raja Sawer Cirebon. Selain itu, ditampilkan pula seni tradisional Sintren, tari topeng khas Cirebon, tari kreasi, serta seni Berokan yang penampilannya mengundang tawa para hadirin.

Puncak acara diisi dengan pagelaran sandiwara dari grup Jaya Buana yang berhasil menghibur dan memukau para penonton dengan cerita yang kental akan nilai budaya lokal.

Secara keseluruhan, acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Warga sekitar serta para tamu undangan tampak menyambut meriah pagelaran ini, yang diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin dalam upaya pelestarian budaya daerah di Kabupaten Cirebon.

NIKO • LITERASI.CO.ID