Ratusan Warga Padati Kantor Desa Kertamulya Ikuti Pemeriksaan Kesehatan dan Rontgen Gratis

Peristiwa651 Dilihat

Literasi.co.id, Kertamulya, Bongas – Suasana Kantor Desa Kertamulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, dipadati masyarakat yang antusias mengikuti program Skrining TBC (SSTB) berupa pemeriksaan kesehatan dan rontgen dada gratis yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Bongas, Rabu (8/7/2026).

Program ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan masyarakat, khususnya penyakit Tuberkulosis (TBC), sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko penularan dapat ditekan. Selain pemeriksaan utama, warga juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan lainnya tanpa dipungut biaya.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Pemeriksaan yang diberikan meliputi tes Mantoux bagi anak-anak sebagai upaya deteksi dini infeksi TBC, serta pemeriksaan TCM (Tes Cepat Molekuler) bagi masyarakat dewasa. Warga juga dapat berkonsultasi mengenai kondisi kesehatannya sekaligus menjalani pemeriksaan umum dan rontgen.

Dokter Hesti menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sekaligus memutus rantai penyebaran TBC.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan TBC, sehingga dapat dilakukan pencegahan dan menekan terjadinya penularan yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Desa Kertamulya, Taswan selaku Kasi Pemerintahan menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Bongas dan Dinas Kesehatan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Bongas atas pelayanan kesehatan gratis ini. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan kami berharap dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan agar tercipta masyarakat yang lebih sehat,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui deteksi dini dan pemeriksaan gratis, diharapkan angka penyebaran TBC dapat ditekan serta kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara rutin semakin meningkat.

MOHAMAD SAIFULLOH