Anak 12 Tahun di Medan Tega Bunuh Ibu Kandung, Polisi Ungkap Motif Dipicu Game Online dan Kekerasan 

Hukum, Kriminal, Pendidikan1113 Dilihat

Literasi.co.id, Medan – Kasus tragis terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara. Seorang anak perempuan berusia 12 tahun tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri di rumah mereka yang berada di Jalan Dwikora, Kecamatan Medan Sunggal. Peristiwa tersebut terjadi pada 10 Desember 2025 dan kini ditangani oleh Polrestabes Medan.

Korban berinisial FS (42) ditemukan meninggal dunia dengan luka tusukan di beberapa bagian tubuh. Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap bahwa pelaku yang masih duduk di kelas VI sekolah dasar melakukan aksi tersebut dalam kondisi emosi yang memuncak.

Kapolrestabes Medan menyampaikan, salah satu pemicu utama tindakan pelaku adalah rasa kesal dan sakit hati setelah permainan game online di ponselnya dihapus oleh sang ibu. Namun, polisi menegaskan bahwa faktor tersebut bukan satu-satunya penyebab.

“Dari pemeriksaan, diketahui pelaku juga mengalami tekanan psikologis akibat kondisi rumah tangga yang tidak harmonis. Pelaku dan kakaknya kerap mendapat perlakuan keras di rumah,” ungkap pihak kepolisian.

Selain itu, pelaku juga diketahui sering terpapar konten kekerasan, baik dari game online maupun tontonan animasi, yang diduga memengaruhi cara berpikir dan tindakannya. Polisi menilai adanya akumulasi emosi, trauma, dan pengaruh lingkungan yang berujung pada tragedi tersebut.

Karena pelaku masih di bawah umur, penanganan kasus ini dilakukan menggunakan sistem peradilan pidana anak, dengan mengedepankan pendampingan psikologis serta perlindungan hak-hak anak sesuai peraturan perundang-undangan.

Kasus ini menyita perhatian publik dan menjadi peringatan serius terkait pengawasan orang tua, kesehatan mental anak, kekerasan dalam rumah tangga, serta konsumsi konten digital pada anak-anak.

Penyidik memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional dengan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan dan masa depan anak.

NIKO | LITERASI.CO.ID