Kemana Anggota DPRD Dapil 3 Harjamukti A Kalijaga Saat Warga Jalan Kali Lunyu Menjerit Karena Jalan Rusak?

Literasi.co.id, Cirebon 20 September 2025 – Warga Jalan Kali Lunyu, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, setiap hari harus menanggung beban kerusakan jalan yang semakin parah. Sudah sekian lama kondisi jalan dibiarkan berlubang, rusak, dan membahayakan pengguna, namun hingga kini belum terlihat adanya langkah serius dari para wakil rakyat di DPRD Kota Cirebon, khususnya dari Dapil 3 Harjamukti A Kalijaga dan Argasunya.

Padahal, tercatat ada 6 anggota DPRD Kota Cirebon periode 2024–2029 yang berasal dari dapil tersebut, yakni:

1. Een Rusmiati (Hanura)
2. Harry Saputra Gani (NasDem)
3. Erry Yudistira Ramadhan (Golkar)
4. Tresnawaty (Gerindra)
5. Anita Tri Handayani (PPP)
6. Stanis Klau (PDIP)

Yang lebih ironis, dua di antaranya Een Rusmiati (Hanura) dan Anita Tri Handayani (PPP) bertempat tinggal di Kelurahan Argasunya, yang mungkin hampir setiap hari melintasi jalur yang rusak parah itu. Namun, hingga kini tidak terlihat adanya inisiatif kuat untuk mendorong percepatan perbaikan jalan, apalagi melakukan sosialisasi dengan warga terkait solusi maupun perencanaan perbaikannya.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat, kemana para dewan setelah menduduki kursi di DPRD Kota Cirebon? Apakah kepekaan mereka hanya muncul saat masa kampanye, sementara setelah terpilih seolah tutup mata dan telinga?

Tak hanya soal jalan rusak, warga juga dihadapkan pada masalah serius lain yang sebelumnya mencuat, yaitu polusi resapan air dari TPA Kopi Luhur yang berdampak langsung ke kawasan Sumur Wuni, Kelurahan Argasunya. Alih-alih mendapatkan dukungan dari para wakil rakyat dapil setempat, beberapa pengurus warga justru terpaksa bergerak sendiri dengan mengajukan audiensi langsung ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon. Mirisnya, langkah warga tersebut tidak diiringi kehadiran maupun pendampingan dari para anggota dewan yang seharusnya memperjuangkan aspirasi rakyat.

Warga berharap para anggota DPRD dari Dapil 3 Harjamukti A Kalijaga segera menunjukkan tanggung jawab moral dan politiknya, turun langsung ke lapangan, mendengar keluhan masyarakat, dan memperjuangkan solusi nyata. Bukan sekadar hadir saat Pemilu, lalu menghilang begitu saja setelah duduk nyaman di kursi legislatif.

  [ NIKO ]

Posting Terkait

Berita Relavansi