Bangkit dari Luka, Menjemput Sukses: Ketika Duda Janda Solo Raya Mengguncang Dunia Wirausaha

Edukasi, Pendidikan659 Dilihat

 

Literasi.co.id, Solo — Siapa sangka kegagalan hidup justru menjadi bahan bakar kesuksesan? Itulah pesan kuat yang menggema dalam Talkshow DjPreneurs bertajuk “Inspiratif: Dari Gagal Berani Melangkah Menuju Sukses”, yang digelar Minggu, 18 Januari 2026, pukul 13.00 WIB, bertempat di Red Chili Hotel Solo.

Acara yang diinisiasi Komunitas Duda Janda Preneurs (DjPreneurs) ini sukses menyedot perhatian. Tak kurang dari 125 peserta yang terdiri dari anggota DjPreneurs se-Solo Raya memadati ruang acara. Mereka datang dari beragam latar belakang: pegawai negeri, karyawan swasta, pengusaha, pelaku UMKM, hingga pedagang kecil—semua dipersatukan oleh satu semangat: bangkit dari kegagalan.

Talkshow ini terasa istimewa dengan kehadiran Wakil Wali Kota Surakarta, Ibu Astrid Widayani, yang sekaligus menjadi salah satu narasumber utama.

Dari Indonesia Raya hingga Doa Harapan

Acara dibuka secara khidmat dengan menyanyikan Indonesia Raya, dilanjutkan doa yang dipandu oleh pembawa acara, Ibu Rima. Suasana haru dan penuh optimisme terasa sejak awal.

Dalam sambutan Ketua Panitia yang diwakili Bapak Awang, ditegaskan bahwa kegagalan—baik dalam keluarga, usaha, maupun pertemanan—bukanlah akhir segalanya.

“Keterbatasan dan masa lalu tidak boleh mematahkan semangat. Justru itulah jalan menuju kesuksesan ke depan,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Gagal Bukan Akhir, Tapi Titik Awal

Ketua DjPreneurs, Bapak Joko Sutrisno, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa komunitas ini berdiri sekitar dua tahun lalu, terinspirasi oleh Bapak David dan Ibu Baningsih Tedjo K. DjPreneurs hadir sebagai ruang aman dan produktif bagi siapa pun yang ingin bangkit secara ekonomi.

Ia juga membagikan tiga kunci agar tidak jatuh pada kegagalan yang sama :

1. Pilih mentor yang berada di atas kita, bukan yang di bawah.

2. Bertemanlah dengan orang yang tidak takut gagal.

3. Cari lingkungan yang tulus memberi motivasi dan dukungan.

“Gagal itu bukan akhir, tapi awal menuju sukses,” tegasnya.

Kisah Nyata Para Pejuang Usaha

Talkshow semakin hidup lewat kisah para narasumber inspiratif :

Bapak Suharnoko Harbani, mantan pegawai perbankan yang pensiun dini, menceritakan kegagalannya di sektor pertanian. Dari keterpurukan, ia bangkit dan kini sukses menciptakan lebih dari 20 mesin inovatif untuk UMKM, seperti mesin spinner, pengaduk dodol, penggiling daging, hingga pengiris bawang.

Bapak Gunawan Apri, eks pegawai keuangan di Jakarta, mengungkap perjalanan panjangnya di dunia batik. Dari stigma batik sebagai busana “pasar lama”, ia berhasil membangun rumah seni budaya di Kampung Batik Laweyan, sekaligus berkiprah sebagai desainer dan animation creator.

Ibu Baningsih Tedjo K, yang sempat gagal di bisnis mebel dan suplai bahan makanan lintas kota, kini menjelma menjadi konsultan kepribadian sukses dengan wadah pelatihan Omah Kebaya

Apresiasi dan Pesan Kuat dari Wakil Wali Kota

Sebagai penutup yang sarat makna, Wakil Wali Kota Surakarta, Ibu Astrid Widayani, menyampaikan apresiasi tinggi kepada DjPreneurs.

Ia menegaskan bahwa komunitas seperti DjPreneurs adalah forum strategis untuk saling menguatkan lintas latar belakang.

“Dalam perjalanan bisnis, kegagalan dan hambatan itu wajar. Yang terpenting adalah bagaimana kita bangkit, belajar dari kesalahan, melakukan evaluasi, memperluas jaringan, dan memperkuat apa yang sudah dibangun,” ujarnya.

Menurutnya, kesuksesan bukan semata soal hasil materi, melainkan proses pembelajaran yang menjadikan perjalanan hidup bukan beban, tetapi sumber semangat untuk melangkah lebih jauh.

DjPreneurs: Dari Luka Menjadi Kekuatan

Talkshow ini bukan sekadar acara motivasi, tetapi menjadi bukti nyata bahwa luka masa lalu bisa berubah menjadi kekuatan masa depan. DjPreneurs kembali menegaskan eksistensinya sebagai komunitas yang bukan hanya berbagi cerita, tetapi juga menyalakan harapan dan membuka jalan sukses bagi anggotanya.

 

MS | LITERASI.CO.ID