Literasi.co.id – Indramayu – Kerusakan Jembatan Kuning di Blok Mang Nanut, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, semakin menimbulkan keprihatinan warga. Setelah mengalami ambles pada Desember 2024, retak pada Maret 2025, dan ditutup total sejak November 2025, kini jembatan tersebut tidak lagi dapat digunakan sebagai akses jalan penghubung.
Penutupan jembatan telah menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, termasuk para pelajar, petani, hingga pedagang yang selama ini mengandalkan jalur tersebut sebagai akses utama.
Salah satu warga berinisial HL turut menyampaikan harapan besar agar pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan.
“Pemerintah diharapkan segera memperbaiki jembatan yang rusak ini agar aktivitas warga kembali normal dan perekonomian masyarakat bisa segera membaik,” ujarnya.
Jembatan Kuning selama ini berfungsi sebagai jalur vital untuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan harian warga. Tanpa akses tersebut, mobilitas warga harus memutar jauh sehingga memerlukan waktu.
Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera melakukan survei teknis dan mempercepat proses perbaikan demi menghindari dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.
( Muhamad.S )







