Banjir Kembali Rendam Beberapa Wilayah di Kota Cirebon, Budaya Gotong Royong Warga Kian Luntur

Literasi.co.id, Cirebon, 16 Maret 2025 – Hujan deras yang mengguyur Kota Cirebon pada Sabtu (16/3) kembali menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Genangan air yang merendam kawasan permukiman dan jalan raya ini memicu keluhan warga, terutama terkait lambatnya penanganan serta minimnya langkah antisipasi dari dinas terkait.

Banjir dilaporkan terjadi di Kecamatan Harjamukti, Kesambi, dan Pekalipan, dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 50 cm. Akibatnya, banyak aktivitas warga terganggu, kendaraan mogok di tengah jalan, serta sejumlah rumah terdampak genangan. Permasalahan ini bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah daerah dan dinas terkait, tetapi juga mencerminkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Salah satu faktor utama penyebab banjir adalah sistem drainase yang buruk akibat tersumbatnya saluran air oleh sampah dan sedimentasi lumpur. Sayangnya, normalisasi drainase sering kali dilakukan setelah banjir terjadi, bukan sebagai langkah preventif sebelum musim hujan. Selain itu, pengawasan terhadap kondisi sungai dan selokan dinilai masih minim, memperburuk situasi saat curah hujan tinggi. Di sisi lain, kebiasaan warga membuang sampah sembarangan turut memperparah penyumbatan saluran air.

Budaya gotong royong yang dulunya menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan kini semakin memudar. Dahulu warga rutin membersihkan selokan dan drainase secara bersama-sama untuk mencegah penyumbatan. Namun, tradisi ini kini jarang dilakukan, sehingga banyak saluran air dibiarkan tertutup sampah dan lumpur, memperbesar risiko banjir setiap kali hujan turun.

Sebagai solusi jangka panjang, masyarakat diharapkan kembali menggalakkan kembali budaya gotong royong untuk membersihkan lingkungan. Selain sebagai upaya pencegahan banjir, kegiatan ini juga dapat mempererat hubungan sosial antarwarga. Dengan peran aktif dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, diharapkan permasalahan banjir di Kota Cirebon dapat dikurangi dan tidak terus berulang setiap musim hujan.

  [ NIKO ]

Posting Terkait

Berita Relavansi