Literasi.co.id, KUNINGAN, 27 September 2025 – Majelis Komunikasi Alumni Babakan (Makom Albab) secara resmi melantik jajaran pengurus baru masa khidmat 2025–2030 sekaligus menggelar rapat kerja dengan tema “Memperkuat Tali Silaturrahmi Alumni, Mewujudkan Albab yang Bermanfaat”. Kegiatan berlangsung pada Sabtu malam di kawasan sejuk Ipukan Highland, Kuningan, dengan dihadiri pengurus pusat serta para alumni dari berbagai daerah.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Makom Albab Kombes Pol (Purn) Dr. H. Juhana Zulfan, Ketua Terpilih Drs. H. Bambang Iskandar Idris, serta Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag selaku Ketua Pembina Makom Albab.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB dipandu oleh KH. Muchyiddin, diawali doa pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, tawasul, pembacaan Surat Keputusan (SK), hingga prosesi pelantikan pengurus baru yang berlangsung penuh khidmat.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Juhana Zulfan menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan di kalangan alumni.
“Makom Albab harus terus menjaga spirit kebersamaan. Alumni bukan hanya hadir untuk bernostalgia, tetapi juga menjadi energi positif yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Terpilih Bambang Iskandar Idris menyampaikan arah kebijakan kepengurusan ke depan.
“Kami akan memperkuat kaderisasi, memperluas jejaring, dan membangun solidaritas internal. Insya Allah, Makom Albab akan menjadi wadah yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Pembina Makom Albab sekaligus Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, turut memberikan arahan agar organisasi ini bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Makom Albab harus hadir sebagai mitra strategis. Baik dalam bidang pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi. Mari kita jaga silaturahmi ini agar menjadi ladang manfaat bersama,” ungkapnya sebelum membuka rapat kerja secara resmi.
Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan rapat kerja yang membahas sejumlah program prioritas, di antaranya:
Kaderisasi dan keanggotaan, sebagai penguatan basis organisasi.
Bidang kesehatan, dengan fokus promotif dan preventif.
Bidang sosial, melalui aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat.
Pemberdayaan ekonomi, lewat kolaborasi usaha antaralumni dan peningkatan kemandirian.
Diskusi berjalan dinamis dengan berbagai gagasan konstruktif yang menegaskan komitmen Makom Albab untuk menjadi organisasi adaptif, inklusif, dan bermanfaat bagi umat dan bangsa.
[ NIKO ]







