Literasi.co.id, Cirebon — Banjir deras yang melanda Kabupaten Cirebon menimbulkan dampak serius di berbagai titik pada [23/12/25]. Curah hujan tinggi menyebabkan aliran air meluap dan merusak fasilitas umum, permukiman warga, hingga lingkungan pendidikan.
Salah satu lokasi terdampak cukup parah adalah SMP Negeri 2 Sumber, Kabupaten Cirebon. Derasnya arus banjir menghantam area sekolah hingga merobohkan pagar sekolah sepanjang beberapa meter. Selain itu, tanah di sekitar bangunan kelas mengalami pengikisan, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kekuatan dan keamanan struktur pondasi gedung sekolah.
Tidak hanya sekolah, banjir juga menerjang sejumlah titik lain di wilayah perkotaan Sumber. Gudang Toserba Surya dilaporkan mengalami kerusakan, dengan banyak barang dagangan hanyut terbawa arus banjir. Kondisi tersebut bahkan menarik perhatian warga di sekitar lokasi yang aliran airnya melewati permukiman mereka.
Kepala SMPN 2 Sumber, Kemas Mohamad Saleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi sekolah pascabanjir. Ia menegaskan bahwa kerusakan ini tidak bisa dianggap sepele.
“Kami sangat khawatir. Jika tidak segera dilakukan perbaikan, pengikisan tanah akan terus berlanjut dan berpotensi mempengaruhi struktur pondasi bangunan kelas. Keselamatan siswa dan tenaga pendidik tentu menjadi prioritas utama,” ujar Kemas.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan penanganan cepat dari instansi terkait, baik pemerintah daerah maupun dinas teknis, untuk melakukan peninjauan, pengamanan sementara, serta perbaikan permanen guna mencegah kerusakan yang lebih parah.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Cirebon masih berpotensi hujan, dan masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.
NIKO | LITERASI.CO.ID







