Literasi.co.id, Bandung 25 Januari 2026 – Bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari (24/1/2026) di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, telah menyebabkan dampak signifikan terhadap keselamatan dan harta benda masyarakat setempat. Longsor yang dipicu oleh curah hujan tinggi berkelanjutan bergerak dari lereng dan menimbun permukiman warga di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, mengakibatkan kerusakan rumah dan menelan korban jiwa serta hilang.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh aparat gabungan SAR, BPBD, TNI dan Polri, hingga pagi Minggu (25/1/2026):
11 jenazah telah berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lokasi bencana.
23 warga dilaporkan selamat dan telah diamankan oleh petugas.
79 warga lainnya masih dalam proses pencarian intensif, dengan tim SAR bekerja di tengah cuaca tidak bersahabat.
Peristiwa ini juga berdampak pada puluhan rumah warga, diperkirakan sekitar 34 rumah tertimbun tanah dan lumpur, serta sekitar 113 jiwa terdampak langsung dalam komunitas tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status darurat bencana untuk mempercepat penanganan, koordinasi SAR, serta distribusi bantuan logistik. Selain itu, Badan Geologi Kementerian ESDM mengingatkan masyarakat serta petugas di lapangan untuk waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama selama dan setelah hujan lebat, karena kondisi tanah yang tidak stabil masih berisiko tinggi.
Operasi pencarian dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang kurang mendukung, sehingga berbagai unit SAR dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, serta relawan terus menyesuaikan strategi evakuasi sambil memastikan keselamatan personel. Petugas juga mengimbau warga di area rawan untuk tetap menjauh dari zona terdampak dan mengikuti arahan evakuasi resmi.
Kami menyampaikan belasungkawa dan simpati mendalam kepada keluarga korban serta komitmen pemerintah untuk terus mengoptimalkan upaya pencarian dan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.
LITERASI.CO.ID







